Halo Bunda, jujur deh kita semua pasti pengen koleksi baju anak tetap kinclong kayak baru, kan? Selain bikin si kecil makin percaya diri, merawat baju dengan benar juga bikin bujet belanja baju anak jadi lebih hemat.
Di artikle ini kita bakal ngobrol santai soal cara merawat baju anak yg simpel tapi ampuh. Mulai dari pemisahan cucian, pra-treat noda, sampai penyimpanan setelah dicuci.
Yuk, simak satu per satu biar Bunda makin jago urus wardrobe si kecil!
1. Pisahkan Cucian Berdasarkan Warna & Jenis Bahan
Pertama, Bunda wajib pisahin baju si kecil ke dalam tiga tumpukan: putih, warna cerah, dan warna gelap. Terus, kalau koleksi baju anak ada bahan spesial kayak wool atau polyester, buat tumpukan tersendiri. Dengan cara ini noda nggak nyebar, dan warna nggak luntur ke baju lain. Ini langkah awal paling penting dalam cara merawat baju anak supaya kualitas bahan tetap terjaga.
2. Rendam & Bersihkan Noda Bandel
Kalau ada noda makanan, lumpur, atau tinta, jangan langsung dimasukin mesin cuci. Rendam dulu baju di air hangat (bukan panas) selama 15–30 menit pakai deterjen lembut atau sabun khusus noda. Setelah itu, kita gosok ringan bagian noda pakai sikat halus. Langkah pra-treat ini bikin noda mudah terangkat, jadi baju anak tetap bersih tanpa perlu siklus cuci berulang.
3. Pilih Deterjen Ramah & Lembut
Pakai deterjen cair khusus bayi atau deterjen lembut yg pH-netral. Deterjen jenis ini nggak bikin serat baju gampang rusak dan aman di kulit sensitif si kecil. Hindari pemutih keras atau deterjen bubuk parfum kuat, karena residunya bisa bikin warna pudar dan malah bikin baju cepat kusam.
4. Atur Suhu & Pengaturan Mesin Cuci
Set mesin cuci di suhu 30–40°C untuk baju katun atau campuran, dan pilih mode “gentle” atau “delicate”. Mode ini memakai putaran lembut, jadi jahitan dan aksesori kecil di baju anak tetap aman. Buat bahan satin atau brokat ringan, sebaiknya cuci manual dengan kuantitas air cukup agar baju nggak gampang kusut atau rusak.
5. Teknik Menjemur yang Tepat
Hindari jemur baju langsung di bawah sinar matahari terik karena bisa bikin warna cepat pudar. Jemur di tempat teduh dengan sirkulasi udara baik, atau gunakan gantungan baju supaya bentuknya nggak berubah. Untuk motif print, balik baju bagian dalam agar sablon lebih awet dan nggak retak.
6. Setrika & Simpan dengan Benar
Setrika baju anak di suhu sedang sesuai petunjuk label. Jangan lupa semprot air ringan sebelum menyetrika untuk hasil halus tanpa menekan terlalu keras. Setelah itu, lipat rapi atau gantung di lemari dengan hanger berbentuk lebar supaya bahu bajunya nggak melotot. Kita bisa tambahkan sachet pengharum alami supaya lemari wangi dan bebas jamur.
7. Tips Ekstra Supaya Baju Anak Lebih Tahan Lama
- Cek label perawatan di dalam baju sebelum cuci.
- Ganti rutin deterjen khusus setiap 3–4 bulan biar nggak ada sisa zat keras.
- Lap bagian kancing dan resleting dengan kain lembap sebelum cuci untuk hilangkan debu.
- Jangan gunakan pelembut kain secara berlebihan, cukup 1–2 tetes aja.
- Jika ada aksesori kecil, ikat di kantong jala agar tidak hilang saat cuci mesin.
Penutup
Itu dia Bunda, ngobrol santai kita kali ini tentang cara merawat baju anak biar selalu kinclong dan tahan lama. Dengan rutin praktek langkah-langkah di atas, baju anak bisa dipakai berkali-kali tanpa cepat pudar atau rusak. Selamat mencoba dan semoga wardrobe si kecil makin awet, ya! 😉